Meningkatkan Nilai Guna Limbah Ketela Menjadi Tepung Mokaf Yang Bernilai Ekonomis

Worawari 24 Juni 2019 02:29:55 WIB

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan Pembuatan Kue Bolu Mokaf Berbahan Dasar Ketela Bamban Bersama Mahasiswa KKN STKIP PGRI PACITAN 2019

          Ketela yang pahit pada umumnya tidak dimanfaatkan oleh masyarakat luas menjadi sesuatu yang bernilai guna dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tidak jarang pula ketela yang pahit hanya di abaikan dan sering digunakan sebagai salah satu alternatif untuk pakan ternak. Namun, pada dasarnya semua jenis ketela dapat dimanfaatkan menjadi salah satu bahan tepung yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Hal tersebutlah yang mempelopori munculnya tepung mokaf. Tepung mokaf merupakan tepung yang berasal dari ketela pahit yang diolah sedemikian rupa menjadi sebuah tepung yang bernilai tinggi dan dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan kue. Dusun Ngrampal desa Worawari merupakan daerah yang memiliki komoditas pertanian diantaranya singkong bamban, yang tidak memiliki nilai guna tetapi melalui pelatihan ini dapat di manfaatkan menjadi tepung mokaf.

          Pelatihan pembuatan bolu mokaf ini dilakukan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 bertempatkan di kediaman bapak kepala Desa Worawari yakni bapak Wasito. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dusun Ngrampal yang diwakili dari masing-masing rt sebanyak 5 orang, sehingga terkumpul masa sebanyak 15 orang. Pelatihan pembuatan bolu berbahan dasar tepung mokaf dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai guna serta nilai ekonomi ketela pahit atau ketela bamban yang telah diolah menjadi sebuah tepung. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pembekalan berupa keterampilan mengolah sumber daya alam yang tersedia menjadi sesuatu barang bernilai guna.

          Pembuatan bolu berbahan dasar tepung mokaf disini menggunakan bahan-bahan seperti, telur, spong, gula, tepung mokaf, tepung terigu, minyak goreng, panili, baking powder, garam dan kelapa parut. Sedangkan langkah-langkah pembuatannya yaitu, pertama pecahkan telur 1 kg, tambahkan 1 sdm ovallet, tambahkan gula 1 kg, tambahkan 1 sdm ovallet (mengentalkan telur dan gula), kemudian mixer dengan kecepatan tinggi, tambahkan parutan kelapa 1 kg (pisahkan di wadah yang berbeda), tambahkan tepung mokaf  kg, terigu  kg, tambahkan minyak 500 ml, tambahkan baking powder dan vanili, aduk sampai rata, campurkan adonan pertama dan kedua, kemudian di mixer, cetak adonan, kemudian oven 45 menit takaran 1 sdm/ cetakan dan di oven dengan kecepatan rendah.

          Kegiatan pelatihan pembuatan bolu mokaf ini mendapatkan reaksi yang antusias dari ibu-ibu PKK dusun Ngrampal. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam serta hasil bolu mokaf dibagikan kepada ibu-ibu PKK sebagai buah tangan dari pelatihan tersebut.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Worawari

tampilkan dalam peta lebih besar